Rabu, 27 Maret 2013

Little Fellow




Selama ini, gue selalu iri sama temen-temen gue yang punya hewan peliharaan. Mereka berlomba dalam memamerkan hewan peliharaan mereka. Ada yang memelihara kucing, anjing, burung hantu, ikan koki, monyet, burung merpati, kura-kura, marmut, semut, cacing, ulat dan sebagainya.
 Gue, sebagai mahasiswa sibuk dan sering gak dikos, merasa iba kepada hewan yang nantinya akan menjadi hewan peliharaan gue. Gue tidak bisa selalu hadir dalam suka, duka dan laparnya karena jarang dikos. Mungkin dia akan kabur dan meninggalkan surat perpisahan buat gue dan mencari majikan lain yang lebih perhatian. #tragis

Hingga suatu saat, ketika gue pulang ke Bogor, gue melihat sepupu gue memelihara ikan cupang yang memiliki ekor lebar dan indah berwarna gradasi biru ke hitam. CLING! Tercetuslah ide untuk memelihara ikan cupang juga. Gue ngebet banget buat punya hewan peliharaan untuk gue jadikan teman sejati yang lebih sejati dibandingkan teman-teman ngampus gue. Ikan cupang itu, gak rewel, gak bawel, gak suka shopping, dan gak mengalami PMS sehingga sangat mudah untuk memeliharanya. Selain itu, dia juga memiliki kepribadian yang kuat sehingga tidak mabuk perjalanan jauh dan tidak cepat lapar. Jadi, walaupun gue tinggal ngampus seharian, dia gak bakal nangis. Cuma mungkin kangen aja sama gue. Tapi itu gak masalah.
Cupang gue, warnanya merah bergradasi hitam. Elegan, anggun, berkelas. Namanya El Ef. Kepanjangan dari Little Fellow. Nyokap antusias ikut memberi nama. Icup sebagai singkatan ikan cupang. Tapi menurut gue itu kurang anggun dan berkelas sehingga dicetaklah akte kelahiran El Ef. Oiya, kalian boleh panggil dia El aja..

foto ini gue ambil waktu si El habis sarapan dan mandi pagi

Kalo ada temen gue yang tanya kenapa gue kasi nama itu ikan cupang Little Fellow, jawabannya singkat. Karena dia Little dan dia Fellow. Dia kecil dan dia teman gue. Selsai.
Mungkin gue terlalu memanjakan si El sehingga dia menjadi banyak makan dan membuat berat badannya naik. Tapi karena gue tau diet adalah hal yang sangat berat, maka gue memutuskan untuk menyuruh si El untuk olah raga goyang ekor. Dan lo harus tau, itu gak ngefek. Strip underscore strip.

Well, persahabatan itu, gak kenal fisik, ras dan suku bahkan spesies, Men. Meskipun Little Fellow dan gue sangat berbeda kita tetap bisa jadi sahabat baik. Kita belum pernah berantem sekalipun. Dia mengerti gue, dan gue mengerti dia. Pada akhirnya gue hidup bahagia bersama si El dengan restu dan do’a dari orang tua gue.

1 komentar: