Selama ini, gue selalu iri sama temen-temen gue yang punya
hewan peliharaan. Mereka berlomba dalam memamerkan hewan peliharaan mereka. Ada
yang memelihara kucing, anjing, burung hantu, ikan koki, monyet, burung
merpati, kura-kura, marmut, semut, cacing, ulat dan sebagainya.
Gue, sebagai
mahasiswa sibuk dan sering gak dikos, merasa iba kepada hewan yang nantinya
akan menjadi hewan peliharaan gue. Gue tidak bisa selalu hadir dalam suka, duka
dan laparnya karena jarang dikos. Mungkin dia akan kabur dan meninggalkan surat
perpisahan buat gue dan mencari majikan lain yang lebih perhatian. #tragis
Hingga suatu saat, ketika gue pulang ke Bogor, gue melihat
sepupu gue memelihara ikan cupang yang memiliki ekor lebar dan indah berwarna
gradasi biru ke hitam. CLING! Tercetuslah ide untuk memelihara ikan cupang
juga. Gue ngebet banget buat punya hewan peliharaan untuk gue jadikan teman
sejati yang lebih sejati dibandingkan teman-teman ngampus gue. Ikan cupang itu,
gak rewel, gak bawel, gak suka shopping, dan gak mengalami PMS sehingga sangat
mudah untuk memeliharanya. Selain itu, dia juga memiliki kepribadian yang kuat
sehingga tidak mabuk perjalanan jauh dan tidak cepat lapar. Jadi, walaupun gue
tinggal ngampus seharian, dia gak bakal nangis. Cuma mungkin kangen aja sama
gue. Tapi itu gak masalah.
Cupang gue, warnanya merah bergradasi hitam. Elegan, anggun,
berkelas. Namanya El Ef. Kepanjangan dari Little
Fellow. Nyokap antusias ikut memberi nama. Icup sebagai singkatan ikan
cupang. Tapi menurut gue itu kurang anggun dan berkelas sehingga dicetaklah
akte kelahiran El Ef. Oiya, kalian boleh panggil dia El aja..
foto ini gue ambil waktu si El habis sarapan dan mandi pagi
Kalo ada temen gue yang tanya kenapa gue kasi nama itu ikan
cupang Little Fellow, jawabannya
singkat. Karena dia Little dan dia Fellow. Dia kecil dan dia teman gue.
Selsai.
Mungkin gue terlalu memanjakan si El sehingga dia menjadi
banyak makan dan membuat berat badannya naik. Tapi karena gue tau diet adalah
hal yang sangat berat, maka gue memutuskan untuk menyuruh si El untuk olah raga
goyang ekor. Dan lo harus tau, itu gak ngefek. Strip underscore strip.
Well, persahabatan itu, gak kenal fisik, ras dan suku bahkan
spesies, Men. Meskipun Little Fellow
dan gue sangat berbeda kita tetap bisa jadi sahabat baik. Kita belum pernah
berantem sekalipun. Dia mengerti gue, dan gue mengerti dia. Pada akhirnya gue
hidup bahagia bersama si El dengan restu dan do’a dari orang tua gue.

haha .. mandinya gmn ra -__-"
BalasHapus